Ada Kandungan Magnet di Vaksin Covid-19, Uang Logam bisa menempel

pasasrtecno.com – Belakangan ini sedang ramai video seorang pria menjelaskan bahwa setelah di vaksin, tubuhnya memiliki daya tarik magnet. video ini beredar di media sosila dan aplikasi layanan pesan.

Dalam video tersebut tampak seorang pria ingin membuktikan bahwa tubuhnya memiliki daya tarik magnet, pria itu membuktikannya dengan menempelkan uan koin Rp1000,- pada tangan yang memiliki bekas suntikan vaksin, dan setelah dilihat dari video tersebut ternyata koin tersebut memang menempel.

“Ternyata benar, ada daya tarik pada saat mendekat ke tubuh kita, jadi bukan hoaks. Ternyata benar. Kita tidak tau apa maksud dan tujuannya ini. Semoga kita selalu sehat walafiat selalu,” ucap pria tersebut

pasartecno

sumber : www.timesindonesia.co.id

 

Tak sampai disitu muncul lagi sebuah video seorang wanita yang akan membuktikan pada bekas suntikan vaksin suaminya, dalam video tersebut koin yang digunakan peacahan Rp1000,- dan tampak menempel pada tangan bekas suntikan vaksin tersebut.

“Jadi vaksinnya ini mengandung apa gaes, mengandung magnet gaes. O..amazing, tuh lihat saya goyang goyang nggak jatuh kan?”

pasartecno

sumber : www.timesindonesia.co.id

 

Perempuan itu melanjutkan pertanyaannya. “Trus gimana dong, takut nih, udah deh bapaknya aja yang divaksin. Bini sama orangtua sama anaknya nggak usah divaksin,” ucapnya.

CEK FAKTA

Dilansir dari Cek Fakta TIMES Indonesia, video video yang berisi klaim bahwa setelah divaksinasi covid-19, tubuh memiliki daya magnetis merupakan informasi yang salah.

Penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi tersebut bertentangan dengan informasi terkait vaksin Covid-19. Vaksin Covid-19 dosisnya kurang dari satu milliliter (mL). Vaksin Pfizer/BioNTech, contohnya, cuma 0.3 mL, sehingga microchip tak muat jika harus dimampatkan ke dalamnya.

Ahli fisika dan pakar medis mengatakan kepada Reuters bahwa vaksin Covid-19 tak mengandung logam atau microchip yang membuat penerima vaksin memiliki reaksi magnetis di lokasi injeksi. Tak satupun vaksin yang disetujui di Inggris dan Amerika Serikat mengandung bahan logam.

pasartecno

sumber : www.timesindonesia.co.id

 

Menurut ahli fisika dari National High Magnetic Field Laboratory Amerika Serikat Eric Palm, tidak mungkin ada microchip magnetis yang terbawa dalam suntikan vaksin Covid-19. Palm menjelaskan ukuran jarum vaksin yang sangat kecil, yakni sepersekian milimeter, hanya akan mampu membawa partikel magnetis dengan kadar yang sangat rendah.

“Bahkan jika Anda menyuntikkan partikel yang sangat magnetis, ukurannya akan sangat kecil, sehingga tidak akan ada kekuatan yang cukup untuk benar-benar menahan magnet yang menempel di kulit Anda,” kata Palm sebagaimana dilansir dari laporan BBC pada Kamis (27/5/2021).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *