Untung Rugi Bermain Investasi di Pasar Obligasi

pasatecno.com – Obligasi sebagai salah satu instrumen investasi saat ini memegang peranan yang cukup penting. Pemilihan instrumen tepat memberikan kesempatan mendapatkan untung besar. Apalagi jika diimbangi dengan analisa yang sangat mendalam.

Faktanya, instrumen apapun itu pada dasarnya tidak bisa lepas dari risiko. Untung besar selalu berjalan beriringan dengan risiko besar. Orang yang berani mengambil risiko akan mendapatkan keuntungan besar.

Namun, untuk menghindari risiko tersebut sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Melakukan analisa adalah salah satu cara untuk menghindari risiko berlebihan. Tujuannya supaya mampu melihat sejauh mana nilai keuntungannya.

Keuntungan yang Diberikan dari Investasi Obligasi

Sebenarnya, keuntungan menanamkan investasi pada pasar obligasi memberikan 2 keuntungan. Keuntungan pertama bisa didapatkan dari selisih penjualan atau capital gain. Sedangkan keuntungan kedua didapatkan dari pendapatan tetap melalui bunga pembayaran.

Pemegang obligasi bisa menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi kepada orang lain. Selisih penjualan inilah kemudian disebut capital gain. Keuntungannya tergantung dari negosiasi dan pasar obligasi yang sedang berlaku.

Keuntungan kedua didapatkan melalui pendapatan tetap. Pendapatan akan datang dari bunga tetap yang dibayarkan. Menariknya, bunga dari obligasi umumnya memiliki rasio jauh lebih tinggi dari SBI maupun deposito.

Kerugian Investasi Obligasi yang Perlu Diketahui Para Pemula

Setiap instrumen akan tetap memiliki risiko, begitu juga dengan obligasi. Instrumen investasi ini memiliki risiko cukup besar. Setidaknya ada 3 risiko yang bisa dialami oleh investor.

Pertama adalah kegagalan bayar. Ketika sebuah perusahaan mengalami perputaran keuangan yang tidak sehat, maka ada kemungkinan gagal bayar. Apalagi jika yang bersangkutan adalah perusahaan swasta.

Kedua adalah capital loss. Jika capital gain adalah selisih yang mendatangkan keuntungan, maka capital loss adalah selisih karena kerugian. Salah satu penyebabnya adalah terjadi situasi politik yang kurang stabil.

Terakhir adalah likuditas obligasi yang dinilai kurang likuid. Berbeda dengan instrumen lain, obligasi dinilai memiliki likuiditas paling rendah. Artinya, akan sangat sulit sekali menjualnya kembali ketika ada masalah pada perusahaan.

Dengan memahami untung rugi dari instrumen ini, maka setiap orang bisa lebih mengerti. Apa yang harus dilakukan ketika terjadi kemacetan dan bagaimana solusinya. Terlebih lagi, setiap orang bisa memahami risikonya.

 

 

Deskripsi: obligasi adalah salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih. Meskipun begitu, obligasi tetap tidak bisa lepas dari adanya risiko selama menanamkan modal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *